Jakarta – Risiko keamanan di lingkungan bisnis dan ruang publik terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan kompleksitas operasional perusahaan. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai kejadian seperti pencurian kendaraan di area parkir, aktivitas mencurigakan di area terbatas, hingga potensi gangguan keamanan di kawasan perkantoran dan industri menjadi perhatian banyak pihak.
Kondisi ini membuat perusahaan tidak lagi cukup hanya mengandalkan sistem pengawasan konvensional. Dibutuhkan teknologi yang mampu melakukan pemantauan dan analisis secara lebih cerdas serta cepat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Nawakara Perkasa Nusantara sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan terintegrasi menghadirkan teknologi AI Analytics sebagai bagian dari sistem Integrated Security Solution untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus membantu mendeteksi potensi ancaman lebih awal.
Berbeda dengan CCTV biasa yang hanya merekam kejadian, teknologi AI Analytics mampu menganalisis gambar secara otomatis. Sistem ini dapat mengenali pola aktivitas tertentu, mendeteksi perilaku yang tidak wajar, serta memberikan peringatan secara langsung kepada tim keamanan ketika terdeteksi potensi risiko.
Dengan teknologi ini, sistem keamanan tidak hanya bekerja setelah kejadian terjadi, tetapi juga dapat membantu mencegah potensi insiden sejak dini.
Penggunaan AI Analytics, kamera dapat mendeteksi aktivitas yang tidak wajar, seperti seseorang yang berada terlalu lama di area tertentu tanpa tujuan jelas, atau melakukan pergerakan mencurigakan lainnya. Sistem kemudian secara otomatis mengirimkan peringatan ke ruang monitoring sehingga petugas keamanan dapat segera melakukan pengecekan di lokasi.
Teguh Prabowo, Product Solution Division Head Nawakara, menjelaskan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan keamanan modern.
“Keamanan saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan pengawasan manual atau CCTV biasa. Dengan AI Analytics, sistem dapat mengenali aktivitas yang tidak normal dan memberikan peringatan secara real-time. Hal ini memungkinkan tim keamanan bertindak lebih cepat sebelum sebuah kejadian berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” ujar Teguh di Head Office Nawakara, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi AI Analytics dari Nawakara dapat terhubung dengan berbagai sistem keamanan lainnya, seperti CCTV, command center monitoring, access control, hingga sistem alarm. Integrasi ini membuat sistem keamanan menjadi lebih menyeluruh, efisien, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko.
Melalui kombinasi antara tenaga keamanan profesional, teknologi berbasis kecerdasan buatan, serta sistem monitoring terpusat, Nawakara terus berkomitmen menghadirkan solusi keamanan yang tidak hanya mampu merespons kejadian, tetapi juga membantu mencegahnya sejak dini.
Seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem keamanan yang terintegrasi, pemanfaatan AI Analytics diperkirakan akan menjadi salah satu teknologi penting dalam pengembangan sistem keamanan di berbagai sektor, mulai dari kawasan perkantoran, industri, pusat perbelanjaan, hingga infrastruktur strategis di Indonesia.