Panduan Penting bagi HR dan Procurement
Menjelang Ramadan, ritme kerja di banyak perusahaan berubah. Jam operasional disesuaikan, aktivitas pengadaan meningkat, serta mobilitas vendor dan kurir menjadi lebih padat. Dalam kondisi seperti ini, risiko keamanan sering muncul bukan karena serangan besar, melainkan dari kelengahan kecil yang dianggap wajar.
Volume aktivitas yang meningkat membuka lebih banyak pintu masuk risiko, sementara fokus karyawan sering terbagi. Inilah mengapa security awareness menjadi krusial agar perusahaan dapat mencegah insiden, bukan sekadar bereaksi setelah kejadian.
Apa Itu Security Awareness dan Mengapa HR & Procurement Berperan Penting?
Security awareness adalah pemahaman dan perilaku karyawan dalam mengenali risiko serta menjalankan tindakan pencegahan keamanan sehari-hari, baik dari sisi fisik maupun operasional.
Peran HR sangat penting karena berkaitan langsung dengan:
Sementara itu, Procurement berperan sebagai gerbang interaksi dengan pihak eksternal:
Keamanan menjelang Ramadan bukan hanya urusan petugas keamanan atau CCTV. Tanpa awareness internal, teknologi dan penjagaan fisik bisa kalah oleh kelengahan prosedur.
Risiko Keamanan yang Sering Terjadi Menjelang Ramadan
Beberapa risiko berikut sering terlihat “normal”, tetapi berdampak serius jika diabaikan.
Checklist Security Awareness Menjelang Ramadan
Agar mudah diterapkan, berikut checklist praktis untuk HR dan Procurement.
Checklist HR
Checklist Procurement
Checklist Operasional Bersama
SOP Singkat: Verifikasi Sebelum Memberi Akses
Gunakan aturan sederhana agar mudah diingat:
Jika salah satu langkah tidak terpenuhi, akses ditunda hingga valid.
Peran Teknologi dalam Mendukung Security Awareness
Teknologi tidak menggantikan peran karyawan, tetapi memperkuat kewaspadaan:
Kunci utamanya tetap sama: teknologi memberi alert, manusia memverifikasi dan bertindak.
KPI Sederhana untuk Mengukur Efektivitas
Agar program tidak hanya menjadi kampanye internal, perusahaan dapat mengukur:
Kesimpulan
Menjelang Ramadan, risiko keamanan sering muncul dari aktivitas yang terlihat biasa: akses cepat, lonjakan vendor, dan transaksi mendadak. Dengan security awareness yang melibatkan HR dan Procurement, perusahaan dapat menutup celah sebelum insiden terjadi.
Nawakara siap membantu penyusunan program security awareness yang terukur, mulai dari assessment risiko, penyusunan SOP, hingga penguatan monitoring berbasis data.