{"id":1451,"date":"2022-02-17T08:27:29","date_gmt":"2022-02-17T01:27:29","guid":{"rendered":"https:\/\/segeralive.nawakara.com\/id\/?p=1451"},"modified":"2022-02-17T08:31:32","modified_gmt":"2022-02-17T01:31:32","slug":"knowledge-worker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawakara.com\/id\/knowledge-worker\/","title":{"rendered":"Knowledge Worker"},"content":{"rendered":"<p>Knowledge Worker (Pekerja Berpengetahuan) adalah \u201cIndividu\/Karyawan yang secara konsisten mengembangkan pengetahuannya &#038; memanfaatkannya dalam bidang pekerjaannya.\u201d (Peter Drucker, 1969)<\/p>\n<p>Ciri-Ciri Knowledge Worker di ringkas dalam SMART Knowledge Worker sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>S=Self Confident;<\/strong> memiliki Tujuan dan Perencanaan yang jelas.<\/li>\n<li><strong>M=Motivation;<\/strong> memiliki Motivasi dan Gairah yang tinggi.<\/li>\n<li><strong>A=Action;<\/strong> memiliki Kedisiplinan dan Konsistensi.<\/li>\n<li><strong>R=Responsible;<\/strong> memiliki Tanggung Jawab Professional.<\/li>\n<li><strong>T=Team Player;<\/strong> membangun Kolaborasi di dalam dan antar team.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Pengetahuan<\/strong> adalah Kemampuan dalam melaksanakan Pekerjaan secara Efisien dan Efektif. Knowledge atau Pengetahuan yang dimiliki Karyawan adalah Aset yang sangat berharga di dalam suatu perusahaan (Intangible Asset). Pengetahuan terbagi 2 yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Eksplisit Knowledge;<\/strong> Pengetahuan formal yang mudah dipelajari dan diberikan kepada orang lain. Contoh: Buku, Video. SOP\/Peraturan, spesifikasi, dan rumus-rumus.<\/li>\n<li><strong>Tacit Knowledge;<\/strong> Pengetahuan yang hidup dalam diri seseorang, yang terdapat di dalam otak atau pikiran sesorang dan tidak mudah di sampaikan kepada orang lain. Contoh: pengetahuan teknikal, wawasan, intuisi yang terbentuk dari pengalaman.<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u201cKnowledge Management (Manajemen Pengetahuan)\u201d menurut Karl Eric Syeiby adalah menciptakan nilai dengan memanfaatkan aset tidak berwujud. \u201cManagement Pengetahuan\u201d akan meningkatkan nilai tambah dan daya saing organisasi. Menurut Ikujiro Nonaka <em>\u201cin an economic where the only certainty is uncertainty, the one sure source of lasting competitive advantage is Knowledge\u201d.\u00a0 <\/em><\/p>\n<p>Praktek Management Pengetahuan dalam suatu organisasi antaralain;<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Subject Matter Experts (SME);<\/strong> Identifikasi Narasumber Ahli dalam bidang-bidang yang terkait<\/li>\n<li><strong>Community of Practician (CoP);<\/strong> Forum Strategis Komunitas Praktisi<\/li>\n<li><strong>Knowledge Management System (KMS);<\/strong> yang mencakup antaralain Repository Lesson Learn, Knowledge Map, Knowledge Exchange, Kegiatan Innovasi, Pertukaran Pengetahuan dan Online Learning sebagaimana yang kita gunakan di JIWA saat ini.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pengetahuan adalah Aset dan Power (Kekuatan) yang harus di Kelola dengan Bijak di dalam suatu Organisasi. Mari menjadi Knowledge Worker yang selalu mengembangkan pengetahuan dan di gunakan untuk pekerjaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Knowledge Worker (Pekerja Berpengetahuan) adalah \u201cIndividu\/Karyawan yang secara konsisten mengembangkan pengetahuannya &#038; memanfaatkannya dalam bidang pekerjaannya.\u201d (Peter Drucker, 1969) Ciri-Ciri Knowledge Worker di ringkas dalam SMART Knowledge Worker sebagai berikut: S=Self Confident; memiliki Tujuan dan Perencanaan yang jelas. M=Motivation; memiliki Motivasi dan Gairah yang tinggi. A=Action; memiliki Kedisiplinan dan Konsistensi. R=Responsible; memiliki Tanggung Jawab Professional. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1452,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1451","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1451"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1454,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451\/revisions\/1454"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}