{"id":1891,"date":"2022-08-22T08:45:51","date_gmt":"2022-08-22T01:45:51","guid":{"rendered":"https:\/\/nawakara.com\/en\/?p=1891"},"modified":"2023-01-31T15:03:00","modified_gmt":"2023-01-31T08:03:00","slug":"serba-serbi-satpam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawakara.com\/id\/serba-serbi-satpam\/","title":{"rendered":"Serba-Serbi Satpam yang Perlu Anda Ketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski zaman telah berkembang dan teknologi perangkat keamanan sudah semakin canggih, satpam masih memiliki peranan yang krusial dalam dunia pengamanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kehidupan sehari-hari, satpam atau yang sering juga disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">security <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat ditemukan di berbagai tempat. Mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mall<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perumahan, hingga sekolah, satpam tampak hadir untuk menjaga keamanan di area-area tersebut. Menjadi garda terdepan dari suatu sistem keamanan yang terintegrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski satpam sudah tidak asing lagi dalam keseharian kita, namun apa sebenarnya yang dimaksud sebagai satpam secara resmi? Kapan satpam dibentuk? Apa tugas dan peran satpam sebenarnya? Apakah ada pelatihan yang harus ditempuh oleh seorang satpam?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah serba-serbi satpam yang perlu Anda ketahui.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Apa itu Satpam?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang umumnya sudah kita ketahui,<\/span><b> satpam <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah singkatan dari<\/span><b> Sat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">uan<\/span><b> P<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">eng<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan. Namun lebih dari itu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan satuan pengamanan ini?<\/span><\/p>\n<p><b>Definisi Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara resmi, definisi dari satpam dijelaskan dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pengamanan Swakarsa (Perpol Nomor 4 Tahun 2020) yang merupakan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSatuan Pengamanan yang selanjutnya disebut Satpam adalah satuan atau kelompok profesi pengemban fungsi kepolisian terbatas non yustisial yang dibentuk melalui perekrutan oleh badan usaha jasa pengamanan atau pengguna jasa satpam untuk melaksanakan pengamanan dalam menyelenggarakan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai tambahan informasi, <\/span><b>P<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">eng<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan Swakarsa atau <\/span><b>Pam Swakarsa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan bentuk pengamanan oleh pengemban fungsi kepolisian atas kemauan, kesadaran, dan kepentingan masyarakat sendiri. Bentuk pengamanan ini kemudian mendapatkan pengukuhan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain satpam, kategori lain dalam Pam Swakarsa adalah <\/span><b>Satkamling<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><b>Sa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">tuan <\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan <\/span><b>Ling<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">kungan) serta Pam Swakarsa yang berasal dari pranata sosial atau kearifan lokal, yaitu;\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pecalang di Bali;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siswa Bhayangkara; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa Bhayangkara.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pam Swakarsa tersebut mendapatkan pengukuhan dari <\/span><b>Kakorbinmas Baharkam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">epal<\/span><b>a Kor<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">ps Pem<\/span><b>bin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">aan <\/span><b>Mas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yarakat <\/span><b>Ba<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dan Pemeli<\/span><b>har<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">a <\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan) Polri atas rekomendasi dari <\/span><b>Dirbinmas <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><b>Dir<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">ektur Pem<\/span><b>bin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">aan <\/span><b>Mas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yarakat) Polda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat terdapat beberapa kategori Pam Swakarsa selain satpam, lalu siapa yang secara peraturan dapat disebut sebagai satpam?<\/span><\/p>\n<p><b>Definisi Anggota Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 1 Ayat 4 dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020 menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan anggota satpam adalah;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c . . . petugas pengamanan swakarsa yang direkrut, dilatih, memiliki kartu tanda anggota dan status ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Calon anggota satpam dibagi menjadi dua kategori berdasarkan latar belakang mereka. Kedua kategori tersebut adalah;\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang perseorangan; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Purnawirawan Polri dan purnawirawan TNI.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berpengaruh terhadap persyaratan yang harus dipenuhi pada tahap pertama dalam proses untuk secara resmi menjadi anggota satpam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun tiga tahapan yang perlu dilalui oleh seseorang sebelum secara resmi dianggap sebagai anggota satpam. Ketiga tahapan tersebut adalah;<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perekrutan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengukuhan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, dengan adanya Perpol No. 4 Tahun 2020 yang disebut landasan reformasi satpam, membuat <\/span><a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/berita\/a\/beberapa-catatan-atas-peraturan-kepolisian-pamswakarsa-lt60e7c7f96a1e8\/?page=1\"><span style=\"font-weight: 400;\">profesi satpam<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mendapatkan pengakuan dari negara serta memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/www.republika.co.id\/berita\/qj806w313\/perpol-pam-swakarsa-upaya-reformasi-pemuliaan-satpam\"><span style=\"font-weight: 400;\">jenjang karir<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang jelas berdasarkan masa kerja dan kompetensinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu disambut dengan baik, sebagai langkah untuk memajukan industri pengamanan di Indonesia secara umum dan pemuliaan profesi satpam secara khusus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hal yang tampaknya diperlukan di usia satpam yang menuju 40 tahun pada saat Perpol tersebut disahkan. Sebuah perjalanan panjang yang masih terus berlangsung hingga sekarang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, bagaimana awal mula satpam dibentuk?<\/span><\/p>\n<p><b>Awal Mula Pembentukan Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah pembentukan satpam dapat ditelusuri ke tanggal 30 Desember 1980. Tanggal ini kemudian juga menjadi tanggal yang dipilih sebagai HUT satpam.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal itu, Jenderal Polisi (Purn.) Awaloedin Djamin yang sedang menjabat sebagai Kapolri (1978-1982) mengeluarkan Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: SKEP\/126\/XII\/1980 tentang Pola Pembinaan Satpam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir <\/span><a href=\"https:\/\/historia.id\/urban\/articles\/silakan-ini-sejarah-satpam-vZXbM\/page\/1\"><span style=\"font-weight: 400;\">historia.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Awaloedin Djamin membentuk satpam guna membantu polisi yang jumlahnya terbatas sehingga tidak mungkin menjaga daerah pertokoan dan perkantoran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan keamanan ini dibiayai oleh kantor tertentu namun latihan dasarnya diberikan oleh pihak kepolisian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata \u201csatuan pengamanan\u201d sendiri dipilihnya sebagai terjemahan dari kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">security guards<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, dimana kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">security<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d atau \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sekuriti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d masih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menyebut satpam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna menggalang partisipasi dari masyarakat, sistem <\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan dan keter<\/span><b>tib<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">an <\/span><b>mas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yarakat (<\/span><b>Kamtibmas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">) Swakarsa diumumkan oleh Polri dengan dukungan <\/span><b>Kopkamtib <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">omando <\/span><b>O<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">perasi <\/span><b>P<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">emulihan <\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan dan Keter<strong>tib<\/strong>an<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">) yang di dalamnya termasuk <\/span><b>Siskamling <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><b>Sis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">tem <\/span><b>K<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>am<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">anan <\/span><b>Ling<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">kungan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pola sistem keamanan tersebut disusun dengan jelas oleh Awaloedin Djamin, untuk daerah pedesaan dan daerah perkantoran serta kawasan permukiman dan lingkungan usaha serta perkantoran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melalui penelitian dan studi perbandingan, Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: SKEP\/126\/XII\/1980 yang telah disebutkan kemudian dikeluarkan oleh Awaloedin Djamin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun warna seragam untuk satpam pertama kali diputuskan pada tahapan persiapan dalam suatu acara di markas besar angkatan kepolisian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Perbekalan Umum saat itu, Brigjen Polisi Drs. Basiroen Nugroho, memperagakan berbagai contoh seragam satpam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, Awaloedin Djamin memutuskan dua warna untuk seragam satpam;\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warna biru-biru untuk lapangan; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warna biru-putih untuk lingkungan gedung perusahaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah lagi, pada bagian lengan harus ditempeli nama perusahaan dan wilayah Polri tempat anggota satpam yang bersangkutan bertugas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak lama setelah surat keputusan tersebut keluar, jumlah anggota satpam di Indonesia meningkat menjadi 30.000. Jumlah yang terus meningkat, hingga pada tahun 2020 <\/span><a href=\"https:\/\/jurnalsecurity.com\/dirgahayu-satpam-indonesia-yang-ke-40\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">jumlah satpam<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> diperkirakan telah mencapai 1,600,000 dimana 500,000 diantaranya telah terdaftar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkat jasanya, pada tanggal 30 Desember 1993 yang bertepatan dengan hari ulang tahun satpam ke-13, Kapolri Letjen Polisi Drs. Banurusman mengukuhkan Awaloedin Djamin sebagai \u201cBapak Satpam Indonesia\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tugas Pokok, Fungsi dan Peran Anggota Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana tujuan awal pembentukan satpam oleh Awaloedin Djamin, tugas anggota-anggota satpam hingga saat ini sejatinya menjaga keamanan dan ketertiban di tempatnya bekerja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">gas <\/span><b>po<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">kok dan fung<\/span><b>si <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">satpam atau yang mungkin lebih dikenal sebagai <\/span><b>TUPOKSI <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">satpam sebelumnya dapat dilihat pada Pasal 6 Perkap Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan Dan\/Atau Instansi\/Lembaga Pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas pokok satpam dijelaskan pada Ayat 1 dari pasal tersebut yang berisi;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c . . . menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan\/tempat kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara fungsi satpam dijelaskan pada Ayat 2 dari pasal tersebut yang berisi;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c . . . melindungi dan mengayomi lingkungan\/tempat kerjanya dari setiap gangguan keamanan, serta menegakan peraturan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerjanya.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun dengan adanya Perpol Nomor 4 Tahun 2020 yang secara resmi mencabut ketentuan mengenai satpam pada Perkap Nomor 24 Tahun 2007 (seperti yang dituliskan dalam Pasal 47 Perpol Nomor 4 Tahun 2020), tugas pokok dan fungsi satpam tampaknya telah dilebur dan disebut sebagai \u201ctugas anggota satpam\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun tugas anggota satpam yang dijelaskan dalam Pasal 16 Ayat 2 Huruf a dan Huruf b Perpol Nomor 4 Tahun 2020 berbunyi;<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di tempat kerja dan lingkungannya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">melindungi dan mengayomi terhadap warga di tempat kerja dan lingkungannya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, peran satpam diatur dalam Pasal 16 Ayat 3 Huruf a dan Huruf b Perpol Nomor 4 Tahun 2020, yang berbunyi;\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">pendukung utama pimpinan organisasi, perusahaan dan\/atau instansi\/lembaga pemerintah, pengguna Satpam di bidang pembinaan keamanan dan ketertiban lingkungan kawasan\/tempat kerjanya; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">mitra Polri dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan peraturan perundang-undangan serta menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan keamanan di lingkungan kawasan\/tempat kerjanya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas dan peran anggota satpam ini diberlakukan kepada anggota-anggota satpam yang telah mendapatkan pengukuhan, dimana anggota-anggota satpam tersebut akan diberikan;<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan Kepangkatan Satpam;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">KTA Satpam; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku Riwayat Anggota Satpam<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengukuhan terhadap anggota satpam dilakukan oleh Kapolri melalui Kakorbinmas Baharkam Polri atau Dirbinmas Polda, tergantung tempat pelatihan dari anggota satpam yang akan dikukuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Jenjang Pelatihan Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna melaksanakan tugas dan perannya setelah mendapatkan pengukuhan, seorang calon anggota satpam tentu perlu melalui pelatihan terlebih dahulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan satpam dapat diselenggarakan oleh Polri atau BUJP yang telah memiliki SIO (Surat Izin Operasional) jasa pelatihan keamanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga tingkatan dalam jenjang pelatihan satpam, yaitu; Pelatihan Gada Pratama, Pelatihan Gada Madya, dan Pelatihan Gada Utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Pelatihan Gada Pratama<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkatan pelatihan yang pertama dan paling mendasar bagi calon anggota satpam dalam jenjang pelatihan satpam adalah pelatihan gada pratama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan gada pratama adalah pelatihan bagi calon anggota satpam untuk membentuk keterampilan dan kemampuan dasar yang berkualifikasi gada pratama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi calon anggota satpam yang merupakan purnawirawan Polri atau purnawirawan TNI, latihan ini diperuntukkan untuk golongan Tamtama dan Bintara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kompetensi gada pratama yang perlu dimiliki oleh anggota satpam adalah;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan persiapan pelaksanaan tugas;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan pengaturan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan penjagaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan pengawalan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan patroli;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan pengamanan di tempat kejadian perkara; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menangani barang berbahaya dan kejadian perkara.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Pelatihan Gada Madya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan gada madya adalah pelatihan bagi calon anggota atau anggota satpam untuk membentuk keterampilan dan kemampuan menengah yang berkualifikasi gada madya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi calon anggota satpam yang merupakan purnawirawan Polri atau purnawirawan TNI, latihan ini diperuntukkan untuk golongan perwira pertama sampai dengan perwira menengah setingkat Ajun Komisaris Besar Polisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan gada madya dilakukan dengan tujuan menghasilkan anggota satpam yang memiliki sikap mental kepribadian, kesamaptaan fisik, dan memiliki pengetahuan serta keterampilan manajerial dengan kualifikasi supervisor anggota satpam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, kompetensi gada madya meliputi kemampuan untuk;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memimpin pelaksanaan tugas;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan sosialisasi prosedur pengamanan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan penanganan kerawanan di tempat kerja;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan penanganan keadaan darurat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan tugas; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan penegakan hukum secara terbatas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Pelatihan Gada Utama<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan terakhir dalam jenjang pelatihan calon anggota atau anggota satpam adalah pelatihan gada utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi calon anggota satpam yang merupakan purnawirawan Polri atau purnawirawan TNI, latihan ini diperuntukkan untuk golongan perwira menengah atau setingkat Komisaris Besar Polisi sampai dengan perwira tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan gada utama bertujuan untuk menghasilkan anggota satpam yang memiliki sikap mental kepribadian, kesamaptaan fisik, dan memiliki pengetahuan serta keterampilan manajerial dengan kualifikasi manajer anggota satpam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi, anggota satpam yang dihasilkan dari pelatihan gada utama akan memiliki kemampuan melakukan analisis tugas dan kegiatan, kemampuan mengelola sumber daya serta kemampuan pemecah masalah dalam lingkup tugas dan tanggung jawabnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara kompetensi gada utama yang harus dimiliki anggota satpam adalah kemampuan untuk;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menentukan tingkat risiko keamanan area kerja;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menentukan tingkat kerawanan area kerja;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun rencana pengamanan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun standar operasional prosedur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melaksanakan manajemen tanggap darurat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menangani konflik di lingkungan kerja; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun desain simulasi pengamanan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenjang pelatihan dan kompetensi yang harus dimiliki oleh anggota satpam tersebut berbanding lurus dengan jenjang kepangkatan yang dapat dimiliki oleh anggota satpam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kata lain, jenjang karir seorang anggota satpam sebagai suatu profesi ditentukan oleh pelatihan dan kompetensi yang dimilikinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Pasal 19 Perpol Nomor 4 Tahun 2020, jenjang karir ini dibagi kedalam tiga golongan, yaitu;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manajer;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supervisor; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksana<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara jenjang kepangkatannya sendiri diatur pada Pasal 20 Ayat 1 hingga Ayat 3 dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020. Dari paling puncak hingga dasar, jenjang tersebut adalah;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk golongan kepangkatan manajer:<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manajer utama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manajer madya; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manajer.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk golongan kepangkatan supervisor:<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supervisor utama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supervisor madya; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supervisor\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk golongan kepangkatan pelaksana<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksana utama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksana madya; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksana<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Kesimpulan Serba-Serbi Satpam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai satuan atau kelompok profesi pengemban fungsi kepolisian terbatas non yustisial,\u00a0 Satuan Pengamanan (Satpam) mempunyai peran yang sentral sebagai garda terdepan dari suatu sistem keamanan yang terintegrasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari 40 tahun yang lalu, perjalanan satpam dimulai ketika Jenderal Polisi (Purn.) Awaloedin Djamin membentuk satpam guna membantu polisi yang jumlahnya terbatas pada waktu itu sehingga tidak mungkin menjaga daerah pertokoan dan perkantoran. Tidak lama setelah surat keputusan tersebut keluar, jumlah anggota satpam di Indonesia meningkat menjadi 30.000, hingga pada tahun 2020 jumlah satpam diperkirakan telah mencapai 1,600,000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas anggota satpam adalah menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di tempat kerja dan lingkungannya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya; dan melindungi dan mengayomi terhadap warga di tempat kerja dan lingkungannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga tingkatan dalam jenjang pelatihan satpam, yaitu Pelatihan Gada Pratama (keterampilan dan kemampuan dasar untuk menjadi anggota satpam), Pelatihan Gada Madya (pengetahuan serta keterampilan manajerial dengan kualifikasi supervisor anggota satpam), dan Pelatihan Gada Utama (pengetahuan serta keterampilan manajerial dengan kualifikasi manajer anggota satpam).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satpam dibentuk melalui perekrutan oleh badan usaha jasa pengamanan atau pengguna jasa satpam untuk melaksanakan pengamanan dalam menyelenggarakan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nawakara sebagai salah satu badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di Indonesia senantiasa turut mendukung dan mengembangkan peran sentral satpam melalui Nawakara Manned Guarding Service dan Nawakara Security Training Service. Hal ini tentu merupakan bagian dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">framework<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terintegrasi <\/span><b><i>Plan-Prevent-Protect, <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">solusi komprehensif untuk melindungi aset berharga Anda dan mencegah kerugian.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski zaman telah berkembang dan teknologi perangkat keamanan sudah semakin canggih, satpam masih memiliki peranan yang krusial dalam dunia pengamanan.\u00a0 Dalam kehidupan sehari-hari, satpam atau yang sering juga disebut security dapat ditemukan di berbagai tempat. Mulai dari mall, perumahan, hingga sekolah, satpam tampak hadir untuk menjaga keamanan di area-area tersebut. Menjadi garda terdepan dari suatu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1892,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1891","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1891","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1891"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1891\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2647,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1891\/revisions\/2647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1892"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1891"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1891"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1891"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}