{"id":2284,"date":"2022-10-31T11:16:28","date_gmt":"2022-10-31T04:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/nawakara.com\/en\/?p=2284"},"modified":"2022-12-01T11:20:13","modified_gmt":"2022-12-01T04:20:13","slug":"access-control-increasing-safety-and-efficiency","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawakara.com\/id\/access-control-increasing-safety-and-efficiency\/","title":{"rendered":"Access Control: Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau pengaturan akses adalah salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan sebuah sistem keamanan yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara sederhana berarti sebuah tindakan pembatasan selektif akses masuk (dan dalam beberapa kasus, akses keluar) seseorang terhadap suatu ruang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, ruang yang dimaksud dapat berupa sebuah ruang fisik (seperti bangunan) maupun sebuah ruang virtual (seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">folder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di dalam sebuah komputer).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utama dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah meningkatkan keamanan, dengan cara memastikan bahwa hanya orang-orang yang memiliki wewenang yang dapat memiliki akses ke dalam ruang tersebut (baik fisik maupun virtual).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ini, izin bagi seseorang untuk memasuki ruang tersebut disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">authorization<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski terdengar sedikit rumit, namun contoh sederhana dari penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat Anda lihat atau bahkan sudah Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, ketika Anda mengunci pintu rumah, maka kita telah membatasi akses orang-orang untuk masuk dan keluar rumah kita Anda kepada orang-orang yang memegang kunci dari pintu tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau contoh lain adalah ketika Anda telah menetapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">password <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handphone <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda, maka Anda telah membatasi akses terhadap data dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handphone <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda hanya kepada orang-orang yang mengetahui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">password<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang telah ditetapkan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handphone <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua contoh tersebut merupakan contoh sederhana penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk hal-hal yang bersifat lebih privat. Lantas bagaimana contoh penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap hal-hal yang sifatnya lebih publik?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun artikel ini akan secara spesifik membahas mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam pengamanan fisik.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Access Control <\/i><\/b><b>dalam Pengamanan Fisik<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pengamanan fisik, penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertujuan untuk membatasi akses masuk seseorang ke dalam sebuah ruang fisik (seperti gedung perkantoran, stasiun, atau tempat lainnya), hanya kepada orang yang telah memiliki izin atau kewenangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut lagi, orang yang telah memiliki izin atau kewenangan ini hanya dapat mendapatkan akses ke dalam tempat tersebut melalui titik-titik yang telah ditetapkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Titik-titik akses yang dimaksud dapat berupa pintu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">turnstile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau hal lainnya yang dikelilingi oleh tembok atau pagar sehingga tidak ada cara lain bagi seseorang untuk masuk atau keluar ke tempat tersebut selain melalui titik-titik akses yang telah ditetapkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana cara kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p><b>Cara kerja <\/b><b><i>access control<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh yang paling sederhana adalah menggunakan kunci, seperti contoh yang telah diberikan di atas. Penggunaan kunci memastikan bahwa akses masuk atau keluar melalui titik akses yang telah ditetapkan hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kunci tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan menggunakan kunci memiliki banyak kekurangan. Terlebih lagi pada tempat-tempat seperti gedung perkantoran dengan banyak ruangan yang memiliki izin akses berbeda-beda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">hanya mengandalkan penggunaan kunci, maka akses masuk seseorang terhadap sebuah ruangan akan tergantung pada kunci tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, meski seseorang sebenarnya memiliki kewenangan untuk mengakses ruang tersebut, namun ia tidak akan dapat masuk jika kunci yang diperlukan tidak ada (baik karena hilang, rusak, atau orang yang memegang kunci tidak berada di lokasi).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi, sebuah kunci dapat diduplikasi serta tidak memiliki catatan terhadap siapa yang menggunakannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, meningkatkan kemungkinan orang yang sebenarnya tidak berwenang untuk mendapatkan akses ke sebuah ruangan selama ia memiliki kunci yang diperlukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, kendala-kendala keamanan yang dihadapi tersebut dapat diselesaikan dengan penggunaan perangkat elektronik untuk menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Electronic access control<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan perangkat elektronik, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bertujuan untuk menghilangkan keterbatasan penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang hanya menggunakan kunci.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan penggunaan kunci, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memerlukan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">identifikasi dari orang yang ingin mengakses ruang tersebut. Secara umum, informasi ini berada di dalam sebuah kartu akses<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kartu akses ini kemudian ditempelkan di sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terletak di dekat pintu masuk ruangan tersebut. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Reader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kemudian akan mengirimkan informasi di dalamnya ke sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">controller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk diidentifikasi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika informasi yang dimiliki sudah sesuai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">database <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada, maka akses akan diberikan kepada orang tersebut. Pintu ke ruangan akan terbuka dan waktu ketika mengaksesnya akan dicatat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, jika informasi tidak sesuai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka akses tidak akan diberikan. Pintu ke ruangan akan tetap tertutup dan percobaan untuk mengakses pintu tersebut akan dicatat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apapun hasilnya, percobaan akses ini akan dicatat sehingga meninggalkan \u201cjejak\u201d. Hal tersebut mempermudah aktivitas pengawasan keamanan serta efektivitas penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat fungsi kartu akses serupa dengan kunci. Kemungkinan bahwa kartu tersebut hilang atau digunakan oleh orang lain masih tetap ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari hal tersebut, proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">two-factor authentication <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dilakukan. Di mana seseorang perlu memberikan informasi tambahan untuk mendapatkan akses. Sebagai contoh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Password <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">PIN<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanda pengenal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sidik jari atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biometric input <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lainnya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Electronic access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memang lebih rumit dibandingkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan menggunakan kunci. Lalu apa keuntungannya?<\/span><\/p>\n<p><b>Keuntungan <\/b><b><i>Electronic Access Control<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan yang paling utama tentu adalah peningkatan keamanan aset Anda. Dengan menetapkan parameter untuk setiap individu dalam sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda dapat mengatur:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang mendapatkan akses<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang mana yang dapat diakses\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan mereka mendapatkan akses<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi apa mereka mendapatkan akses<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bisa Anda ubah dan perbaharui kapan saja sesuai dengan keperluan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi, setiap percobaan akses akan dicatat. Sehingga, ketika suatu insiden keamanan terjadi, Anda dapat dengan mudah menentukan orang-orang yang mungkin terlibat melalui catatan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic access control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga membuat Anda mengurangi jumlah personel yang perlu ditugaskan untuk menjaga aset Anda. Dengan demikian, meningkatkan efektivitas sistem keamanan yang Anda miliki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain peningkatan keamanan, menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga meningkatkan efisiensi aktivitas operasional bisnis Anda. Dengan memastikan bahwa akses terhadap sebuah ruangan hanya dimiliki oleh orang yang berwenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memastikan setiap karyawan Anda dapat bekerja dengan tenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi Perusahaan Anda bersama Nawakara<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Nawakara, kami meyakini setiap orang atau perusahaan pasti memiliki kebutuhan akan rasa aman. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan salah satu elemen untuk meningkatkan keamanan dan rasa aman dari tindak kejahatan melalui desain lingkungan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crime prevention through environmental desain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sendirinya merupakan salah satu unsur <\/span><a href=\"https:\/\/nawakara.com\/id\/apa-saja-komponen-integrated-security-solutions-security-concept\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">konsep keamanan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terintegrasi atau Integrated Security Solutions.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai perusahaan yang mampu memberikan solusi keamanan terintegrasi, kami akan memastikan bahwa sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda akan bekerja bersama dengan unsur-unsur keamanan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah dengan penggunaan perangkat-perangkat pengamanan terbaru, kami juga dapat memastikan bahwa sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">access control Anda <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan bekerja secara efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara keseluruhan, meningkatan keamanan dan efisiensi perusahaan Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami melalui <\/span><a href=\"https:\/\/nawakara.com\/id\/contact-us\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">link ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Access control atau pengaturan akses adalah salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan sebuah sistem keamanan yang baik. Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, access control secara sederhana berarti sebuah tindakan pembatasan selektif akses masuk (dan dalam beberapa kasus, akses keluar) seseorang terhadap suatu ruang Dalam hal ini, ruang yang dimaksud dapat berupa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2285,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2284","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2284"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2284\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2288,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2284\/revisions\/2288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawakara.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}